BMKG @infobmkg

infobmkg

BMKG Official Account of BMKG • Facebook: @infobmkg • Twitter: @infobmkg • Youtube: @infobmkg • Mobile Apps (iOS & Android): “Info BMKG” #infobmkg #bmkg

BMKG (@infobmkg) Recent Photos and Videos

  • Info Gempa Mag:4.1 SR, 17-Jun-19 21:57:50 WIB, Lok:8.32 LS,116.56 BT (36 km TimurLaut LOMBOKTIMUR-NTB), Kedlmn:10 Km, dirasakan di Lombok Timur III MMI ::BMKG
  • Info Gempa Mag:4.1 SR, 17-Jun-19 21:57:50 WIB, Lok:8.32 LS,116.56 BT (36 km TimurLaut LOMBOKTIMUR-NTB), Kedlmn:10 Km, dirasakan di Lombok Timur III MMI ::BMKG
  • 2906 0 4 hours ago
  • GEMPABUMI TEKTONIK M 4.0 MENGGUNCANG KABUPATEN  MAMASA  SULAWESI BARAT,  TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI ● Hari Senin, 17 Juni 2019, pukul 21:22:59 WITA, wilayah Kab. Mamasa, Sulawesi Barat diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=4.0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.93 LS dan 119.49 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 Km Timur Kec. Tawalian, Kab. Mamasa, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km. ● Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Saddang yang berdekatan dengan pusat epicenter. ● Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Mamasa III MMI.  Gempabumi ini juga dirasakan di Makale dan Rantepao, Sulawesi Selatan II MMI. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.  Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. ● Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg)

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG.

Makassar, 17  Mei 2019
Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar

Darmawan, S.Si, M.Si
  • GEMPABUMI TEKTONIK M 4.0 MENGGUNCANG KABUPATEN MAMASA SULAWESI BARAT, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI ● Hari Senin, 17 Juni 2019, pukul 21:22:59 WITA, wilayah Kab. Mamasa, Sulawesi Barat diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=4.0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.93 LS dan 119.49 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 Km Timur Kec. Tawalian, Kab. Mamasa, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km. ● Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Saddang yang berdekatan dengan pusat epicenter. ● Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Mamasa III MMI. Gempabumi ini juga dirasakan di Makale dan Rantepao, Sulawesi Selatan II MMI. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. ● Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infobmkg), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg) Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG. Makassar, 17 Mei 2019 Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Darmawan, S.Si, M.Si
  • 2559 0 5 hours ago
  • Info Gempa Mag:5.3, 17-Jun-19 18:04:01 WIB, Lok:0.36 LS,99.00 BT (105 km BaratDaya PASAMANBARAT-SUMBAR), Kedlmn:23 Km Dirasakan di Tiku dan Pasaman IV MMI Padang Panjang,Pariaman dan Padang III MMI ::BMKG
  • Info Gempa Mag:5.3, 17-Jun-19 18:04:01 WIB, Lok:0.36 LS,99.00 BT (105 km BaratDaya PASAMANBARAT-SUMBAR), Kedlmn:23 Km Dirasakan di Tiku dan Pasaman IV MMI Padang Panjang,Pariaman dan Padang III MMI ::BMKG
  • 7455 0 8 hours ago
  • Haiii Sobat Iklim BMKG,

Kemarin mimin dah kabarkan:

Bulan Juni alam menambah tanda,
Angin Timur berarak cukup kencang dan bawa udara kering dari tetangga.
Panas di siang terasa kian menyengat, malam mendingin kian jumawa menembus dan menusuk raga.
Hujan yang perlahan hilang kan dirindu sejuta rasa.

Di Juni dasarian kedua.
Gelombang atmosfer MJO bertahan cukup lama.
Hujan hujan masih berpotensi mendera dan menerpa.
Wilayah Tengah dan Utara sekitar khatulistiwa cukup kuat tandanya.
Sebagian Jatim, Bali, Barat Nusa Tenggara terpengaruh pula.

Tetap mimin ingatkan, saat ini sekitar 28% wilayah Indonesia sudah masuk kemarau dan diprediksi puncaknya sebentar tiba.
Jaga kondisi, banyak minum air, cegah dehidrasi.
Daerah yang diwarnai arsir coklat (lebih kering) hendaknya tetap bersiap diri.
Juga daerah yang 0.5°C lebih panas (arsir merah) hendaknya selalu berjaga.

#WaspadaKekeringan
#TransisiMusim
#musimkemarau
#PuncakKemarau
#DataBicara
#InfoIklim
#climatesmart
#pintariklim
#peduliiklim
#literasiiklim
#indonesiacerdas
  • Haiii Sobat Iklim BMKG, Kemarin mimin dah kabarkan: Bulan Juni alam menambah tanda, Angin Timur berarak cukup kencang dan bawa udara kering dari tetangga. Panas di siang terasa kian menyengat, malam mendingin kian jumawa menembus dan menusuk raga. Hujan yang perlahan hilang kan dirindu sejuta rasa. Di Juni dasarian kedua. Gelombang atmosfer MJO bertahan cukup lama. Hujan hujan masih berpotensi mendera dan menerpa. Wilayah Tengah dan Utara sekitar khatulistiwa cukup kuat tandanya. Sebagian Jatim, Bali, Barat Nusa Tenggara terpengaruh pula. Tetap mimin ingatkan, saat ini sekitar 28% wilayah Indonesia sudah masuk kemarau dan diprediksi puncaknya sebentar tiba. Jaga kondisi, banyak minum air, cegah dehidrasi. Daerah yang diwarnai arsir coklat (lebih kering) hendaknya tetap bersiap diri. Juga daerah yang 0.5°C lebih panas (arsir merah) hendaknya selalu berjaga. #waspadakekeringan #transisimusim #musimkemarau #puncakkemarau #databicara #infoiklim #climatesmart #pintariklim #peduliiklim #literasiiklim #indonesiacerdas
  • 2175 0 13 hours ago
  • Info Gempa Mag:5.6, 17-Jun-19 12:43:31 WIB, Lok:8.99 LS, 123.04 BT (75 km BaratDaya LEMBATA-NTT), Kedlmn:117 Km ::BMKG
  • Info Gempa Mag:5.6, 17-Jun-19 12:43:31 WIB, Lok:8.99 LS, 123.04 BT (75 km BaratDaya LEMBATA-NTT), Kedlmn:117 Km ::BMKG
  • 4987 0 14 hours ago
  • Info Gempa Mag:5.3, 17-Jun-19 11:01:50 WIB, Lok:6.91 LS, 129.40 BT (225 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA), Kedlmn:189 Km ::BMKG
  • Info Gempa Mag:5.3, 17-Jun-19 11:01:50 WIB, Lok:6.91 LS, 129.40 BT (225 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA), Kedlmn:189 Km ::BMKG
  • 2649 0 15 hours ago
  • Hai Sobat Iklim BMKG, Selamat Pagi, Assalamualaikum.

Hari ini Senin, hari kerja pertama pekan ke-3 Juni. Gimana awal masuk kerja setelah liburan syawal?

Flashback iklim kita, mimin turut berduka atas bencana banjir yang melanda Sulawesi dan Kalimantan awal Juni lalu ketika sebagian dari kita pulang ke kampung halaman.

Banjir dengan rata-rata ketinggian muka air 25-125 sentimeter melanda delapan kelurahan di empat kecamatan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sebanyak 11.652 KK atau 35.684 jiwa terdampak banjir. Beberapa hari sebelumnya sejumlah kabupaten terdampak banjir di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Bencana di beberapa provinsi tersebut menyebabkan puluhan ribu warga mengungsi dan kerusakan pada sektor pemukiman, pertanian, perikanan serta fasilitas umum.

Pada pekan lalu, curah hujan di Indonesia terutama sekitar ekuator didominasi curah hujan pada kriteria menengah bahkan di atas normal pada sebagian wilayah akibat efek dari MJO (Madden Julian Oscillation), yang diprediksi masih akan berlangsung hingga pekan ke-3 Juni. 
Seperti apa analisis curah hujan yang berdampak banjir tersebut? Lalu bagaimana prediksi curah hujan 10 hari kedua Juni? 
Waspada Banjir di wilayah Dogiyai, Mimika, dan Nabire serta waspada pula kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Selalu pantau informasi cuaca dan iklim melalui smartphone kalian untuk bersiap menghadapi bencana yang akan menerjang.
Jangan lupa unduh aplikasi infobmkg di playstore dan App store 😎

#AnalisisHujan
#PrediksiHujan
#Dasarian 
#IklimKini
#HujanLebat
#MJO
#MusimKemarau
#PuncakKemarau
#WaspadaKekeringan
#DataBicara
#InfoIklim
#WaspadaKekeringan
#WaspadaBencana 
#IklimKini
#IklimEkstrem
  • Hai Sobat Iklim BMKG, Selamat Pagi, Assalamualaikum. Hari ini Senin, hari kerja pertama pekan ke-3 Juni. Gimana awal masuk kerja setelah liburan syawal? Flashback iklim kita, mimin turut berduka atas bencana banjir yang melanda Sulawesi dan Kalimantan awal Juni lalu ketika sebagian dari kita pulang ke kampung halaman. Banjir dengan rata-rata ketinggian muka air 25-125 sentimeter melanda delapan kelurahan di empat kecamatan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sebanyak 11.652 KK atau 35.684 jiwa terdampak banjir. Beberapa hari sebelumnya sejumlah kabupaten terdampak banjir di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Bencana di beberapa provinsi tersebut menyebabkan puluhan ribu warga mengungsi dan kerusakan pada sektor pemukiman, pertanian, perikanan serta fasilitas umum. Pada pekan lalu, curah hujan di Indonesia terutama sekitar ekuator didominasi curah hujan pada kriteria menengah bahkan di atas normal pada sebagian wilayah akibat efek dari MJO (Madden Julian Oscillation), yang diprediksi masih akan berlangsung hingga pekan ke-3 Juni. Seperti apa analisis curah hujan yang berdampak banjir tersebut? Lalu bagaimana prediksi curah hujan 10 hari kedua Juni? Waspada Banjir di wilayah Dogiyai, Mimika, dan Nabire serta waspada pula kebakaran hutan dan lahan di Riau. Selalu pantau informasi cuaca dan iklim melalui smartphone kalian untuk bersiap menghadapi bencana yang akan menerjang. Jangan lupa unduh aplikasi infobmkg di playstore dan App store 😎 #analisishujan #prediksihujan #dasarian #iklimkini #hujanlebat #mjo #musimkemarau #puncakkemarau #waspadakekeringan #databicara #infoiklim #waspadakekeringan #waspadabencana #iklimkini #iklimekstrem
  • 1394 0 19 hours ago
  • Dear Sobat Iklim BMKG,

Suasana liburan berangsur menipis.
Semoga kantongmu masih kuat tak segera kembang kempis.
Tetap perhatian dengan alam sekitar.
Waspada dan siaga tanda kaum pintar.

Sobat, ini disampaikan #PantauanIklim pada Juni bagian awal. #PantauanIklim terkini didasarkan pada analisis hujan dari  sekitar 2500-an alat penakar hujan di seluruh wilayah Indonesia. 
Warna hijau mendakan hujan yang masih sering turun di suatu wilayah. Umumnya Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua masih terbasahi cukup merata. Bahkan beberapa diantara berlebih hujannya hingga timbulkan bencana banjir melanda. Mimin turut berduka.

Sebaliknya, daerah daerah di Nusa Tenggara, Bali dan Pulau Jawa, tampak warna cokelat hingga merah tampak dominan. Itu menandakan hari kurang hujan panjangnya sudah lumayan.
Nusa Tenggara Timur, Bali dan Jawa Timur adalah 3 propinsi yang beberapa lokasi telah mencatat hari tanpa hujan >2 bulan.
Daerah Wairang, Sumba Timur mencatat selama lebih dari 75 hari tidak hujan.

Mengapa Kemarau di selatan dan sekitar Khatulistiwa tidak seragam? Sobat Iklim bisa penuhi kolom komentar mimin, sehingga mimin tahu pemahaman iklim Sobat semua.

#IklimKini
#WaspadaKekeringan
#MusimKemarau
#PuncakKemarau
#DataBicara
#InfoIklim
#ClimateSmart
#PintarIklim
#PeduliIklim
#LiterasiIklim
#IndonesiaCerdas
  • Dear Sobat Iklim BMKG, Suasana liburan berangsur menipis. Semoga kantongmu masih kuat tak segera kembang kempis. Tetap perhatian dengan alam sekitar. Waspada dan siaga tanda kaum pintar. Sobat, ini disampaikan #pantauaniklim pada Juni bagian awal. #pantauaniklim terkini didasarkan pada analisis hujan dari sekitar 2500-an alat penakar hujan di seluruh wilayah Indonesia. Warna hijau mendakan hujan yang masih sering turun di suatu wilayah. Umumnya Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua masih terbasahi cukup merata. Bahkan beberapa diantara berlebih hujannya hingga timbulkan bencana banjir melanda. Mimin turut berduka. Sebaliknya, daerah daerah di Nusa Tenggara, Bali dan Pulau Jawa, tampak warna cokelat hingga merah tampak dominan. Itu menandakan hari kurang hujan panjangnya sudah lumayan. Nusa Tenggara Timur, Bali dan Jawa Timur adalah 3 propinsi yang beberapa lokasi telah mencatat hari tanpa hujan >2 bulan. Daerah Wairang, Sumba Timur mencatat selama lebih dari 75 hari tidak hujan. Mengapa Kemarau di selatan dan sekitar Khatulistiwa tidak seragam? Sobat Iklim bisa penuhi kolom komentar mimin, sehingga mimin tahu pemahaman iklim Sobat semua. #iklimkini #waspadakekeringan #musimkemarau #puncakkemarau #databicara #infoiklim #climatesmart #pintariklim #peduliiklim #literasiiklim #indonesiacerdas
  • 4033 0 20 hours ago
  • *GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 MENGGUNCANG KABUPATEN SUMBA TIMUR, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI* •	Hari Senin, 17 Juni 2019, pukul 03.13.54 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,5 LS dan 120,02 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah selatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km. •	Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar turun (normal thrust fault) •	Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Waingapu dalam skala intensitas II-III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami •	Hingga pukul 04.03 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. •	Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.*** Jakarta, 17 Juni 2019
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.
  • *GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 MENGGUNCANG KABUPATEN SUMBA TIMUR, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI* • Hari Senin, 17 Juni 2019, pukul 03.13.54 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,5 LS dan 120,02 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah selatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km. • Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar turun (normal thrust fault) • Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Waingapu dalam skala intensitas II-III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami • Hingga pukul 04.03 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. • Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infobmkg), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.*** Jakarta, 17 Juni 2019 Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.
  • 4771 0 20 hours ago